Hidup ini memang susah. Hidup ini memang keras. Dunia ini memang kejam. Itulah gunanya akal. Bagaimana cara kita menggunakan akal agar semua hal negatif dalam pikiran kita dapat diubah menjadi ion positif agar hidup lebih positif dan indah.
Namun, semua itu memang tidaklah mudah. Hidup ini penuh perjuangan. Hati dan pikiran sering sekali beradu pendapan. Jika hati ingin na 'tidak', namun pikiran mengatakan 'iya'. Sungguh, dua pertimbangan yang sangat berat. Karena keduanya berada pada tempat yang 1. Pada diri yang 1. Pada rsga yang 1. Jika saja pada raga yang berbeda, mungkin masih bisa dibantah atau ditolak bahkan dibuang. Namun jika berada pada diri yang sama, tidak semudah merobek kertas basah.
Saat ini peristiwa itu terjadi lada diriku. Benar-benar bimbang. Haruskah aku mengorbankan kado pernikahan ini? Atau tetao berada disini dengan resiko selalu berlawanan dengan hati dan pikiran.
Sungguh, baru disini aku berasakan hal ini sepanjang hidupku. Ternyata berfikir, bermimpi, dan berharap yang berlebihan dan hanya memikirkan yang indah saja tidaklah baik. Apalagi jika belun dirasakan, dilaksanakan, dan dilalui.
Subhanallah, Maha Besar Engkau ya Allah...
"Segala sesuatu yang berlebihan itu tidak baik".
Kini baru ku rasakan betapa hebatnya 7 kata itu. Singkat namun nyata akibatnya.
Janganlah terlalu berharap indah jika belum menjalaminya.
Segala sesuatu tidak akan terasa indah jika tiada pernah merasakan yang buruk.
Makanan yang enak tidak akan terasa lebih enak jika belum pernah merasakan makanan yang kurang enak.
Begitupun hidup. Tidak akan indah tanpa ada masalah.
Makanan yang hanya dibuat dengan gula saja tanpa membubuhi bumbu lainnya juga tidak akan terasa nikmat. Karena dari perpaduan rasa itulah terciptanya rasa yang nikmat...
Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan dan kesabaran yang berlimpah...
Amin...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar