Minggu, 30 Oktober 2016

Ya Allah..
Aku sungguh tak sanggup lagi dengan semua ini.
Apa aku terlahir hanya untuk dimarah dan dibentak? apa aku memang tak pantas disayang?
Sungguh, aku tak sanggup.
tapi aku juga lebih tak sanggup kalau harus bercerai dengannya. aku taksanggup kehilangan dia.
laki-laki yang aku kenal sejak 16 April 2006. Sosok laki-laki yang lembut, penyayang, dan mengerti aku. dia yang dulu selalu menenangkan aku, yang menghapus air mataku, yang menghiburku. sekarang dia bagaikan monster dalam hidupku. aku tidak lagi mengenal dirinya. dia yang pemarah, kasar, gak pernah bicara lembut lagi. bentak, bentak dan marah. yah, begitulah setiap hari. bahkan setiap saat.

suamiku, aku hanya butuh waktu denganmu/. bukan dengan orang lain. aku masih butuh pundakmu, bukan hartamu. aku butuh pelukanmu, bukan uangmu. aku butuh kasih sayangmu, bukan rumahmu. aku butuh kata-kata lembutmu, bukan amarahmu.

Suamiku,, aku bener-bener rindu kamu... RINALDIKU...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar