Ya, banyak cerita masa lalu yang pengen aku ceritakan sama suamiku. Tapi aku tau bagaimana sifat dan karakter suamiku. Aku takut dia marah, tersinggung, dan kecewa. Sungguh, aku ingin banget cerita semuanya. Cerita selepas-lepasnya. Senyaman-nyamannya seperti aku cerita dengan dia. Aku ingin menjadikan suamiku satu-satunya orang ternyaman ku untuk cerita segala hal. Tapi kenapa rasa takut ini selalu menghantuiku? Aku bener-bener takut kalau dia sakit hati.
Aku cuma mau jaga perasaannya aja. Aku bingung harus gimana cara mulainya?
1 hal yang pasti. Aku mencintai suamiku melebihi cintaku pada diri ku sendiri.
Suamiku memang bukan cinta pertamaku. Tapi aku ingin menjadikan dia cinta dunia akhiratku..