Rabu, 24 Agustus 2016

Istri

Jadi seorang istri itu tidak mudah. Semua penuh perjuangan. Tenaga, pikiran, hati, perasaan. Semua diperjuangkan. Semua dikorbankan demi suami dan anak-anaknya.
Diawal pernikahan semua memang terasa indah. Namun setelah itu? Mulai muncul pelangi-pelangi rumah tangga. Warna-warni kehidupan bermunculan. Embun-embun sejuk mulai silih berganti dengan teriknya matahari. Yah, semua dikorbankan demi kehidupannya. Namun, terkadang pengorbanan itu tak dipandang. Hanya pada hatinya ia mengadu. Susah senang tiada yang perduli. Yang mereka tau hanya perintah, menyalahkan, dan mencaci. Kemana hati nurani kalian???
Dari bangun tidur sampai tidur lagi, pekerjaan seorang istri belum juga selesai. Apalagi mereka yang memiliki bayi atau balita. Ditengah tidurnya karena lelah, masih harus terjaga ditengah malam demi memberikan susu kepada anaknya. Jika suami sakit, ia juga yang merawatnya. Namun, saat istri sakit??? Siapa yang merawatnya??? Siapa yang mengerjakan semua pekerjaannya??? TIDAK ADA!!! 😢😢😭

#NasibIstriYangMalang

Selasa, 23 Agustus 2016

Only note for myself

Jika ingin segera memiliki anak:
👩Persiapkan dirì 🙆
👩Persialkan mental🙅
👩Persiapkan emosi🙇
👩Menjaga kondisi tubuh tetap sehat💪
👩Coitus di saat subur💏
👩Kurangi makanan berMSG🍝🍟
👩Kurangi berkendara🚳

👪Menjadi seorang istri 💏& ibu 👩itu tidak mudah. Capek, lelah, sabar, semua harus bisa dilakukan. Rela bangun pagi🌄 sebelum semuanya bangun, masak, nyapu, ngepel, nyuci piring, ngurus anak-anak, ngurus ayahnya, semua harus bisa dilakukan sendiri. Menyampingkan ego, selalu extra sabar, begitulah seharusnya sikap seorang ibu. Dia istri, dia ibu, dia guru, perawat, manager, pembantu, semua harus bisa dia lakukan.

Yah, sekarang aku ada diposisi sebagai IBU👩. Aku tau💡😉 mengapa surga ada ditelapak kaki ibu. Ibu memang sosok luar biasa!!! Maafkan anakmu bu 😢... Belum bisa membalas semua pengorbananmu 😢😭😙👩